5 Film Dunia Yang Menyesatkan

Lensa Globe - Banyaknya film dunia top yang beredar bukan berarti banyaknya pula keuntungan baik dari segi film maupun penontonnya. Dari banyak film hollywood tersebut yang populer ternyata terdapat beberapa film yang menceritakan kesesatan yang sekiranya dapat mempengaruhi para penontonnya. Maksud dari kesesatan ini adalah bahwa beberapa film ini mengajarkan dalam ceritanya bahwa sesuatu yang terjadi sebenarnya bukan seperti yang dipikirkan selama ini, namun mereka menambahkan suatu intriks khusus agar mempercantik film tersebut. Namun bukan berarti film dibawah ini merugikan, 5 film dibawah ini juga merupakan film-film berkualitas dunia yang patut menjadi contoh indonesia :-)

Langsung aja gan, berikut daftar 5 film dunia yang terkenal namun menyesatkan :

check it out :

1. Gladiator

film gladiator

Kaisar Commodus bukan seorang sister-complex yang sangat terobsesi seperti yang digambarkan dalam film. Dia memang seorang alkoholik yang kejam, tentu, tapi tidak terlalu cengeng. Dia bahkan mampu memerintah lebih dari satu dekade dibandingkan ineptly yang hanya mampu memerintah selama beberapa bulan. Ia juga tidak membunuh ayahnya, Marcus Aurelius, yang benar-benar meninggal karena cacar air. Dan ia bukan dibunuh di arena gladiator, dia dibunuh di bak mandi nya.



2. Apocalypto
 

Apocalypto

Film ini benar-benar memberikan seluruh departemen dan ahli Antropologi sakit migrain. Memang benar suku Maya memiliki tradisi aneh mengorbankan manusia. Tetapi mereka tidak mempersembahkannya untuk Kulkulkan, Dewa Matahari, dan yang dibunuh hanyalah petinggi-petinggi yang ditangkap dalam perang saja. Para conquistador yang tiba di akhir film adalah penyelamat yang tidak pernah ada, bahwa 90% dari penduduk Amerika asli meninggal karena cacar dari ternak yang menginfeksi mereka.
                                                      
 
3. Memoirs of a Geisha
 
Memoirs of a Geisha
 
Geisha yang sudah cukup berumur, yang disebut "mizuage" sama sekali tidak melakukan hubungan intim dengan klien. Dalam adegan klimaks dimana Sayuri mempesona Gion dengan tariannya, background yang digunakan (salju buatan dan lampu sorot) lebih seperti pertunjukan di Studio 54 daripada seperti Kyoto di masa sebelum perang.


4. Braveheart
 
 Braveheart

Mari kita lupakan sejenak fakta bahwa pakaian "kilt" belum dipakai di Skotlandia sampai kira-kira 300 tahun setelah era William Wallace. Di dalam film, pesona mata biru Wallace sangat luar biasa, dia berhasil berselingkuh dengan istri raja Edward II, Isabella dari Perancis, dan akhirnya hasil dari perselingkuhan itu adalah lahirnya Edward III. Tetapi menurut buku-buku sejarah, Isabella berusia tiga tahun pada saat perang Falkirk, dan Edward III lahir tujuh tahun setelah Wallace meninggal.



5. Elizabeth: The Golden Age
 
Elizabeth: The Golden Age

Pada 1585, seperti di film, Ratu Elizabeth berusia 52 tahun (Cate Blanchett berumur 36 ketika ia memerankan film tersebut) dan tidak sedang didekati Ivan (yang sudah mati saat itu). Dan meskipun dia mengumpulkan dan memimpin pasukan di Tilbury dengan menunggang kuda putih memakai baju besi lengkap dengan pedang, ia duduk di samping pelana sambil membawa tongkat kecil (Dia lebih terlihat seperti seorang mayoret yang anggun seorang Joan of Arc).


[apakabardunia.com]
Previous
Next Post »

Aturan untuk berkomentar bagi para blogger sejati:
1. Jangan berkomentar yang mengandung unsur SARA, pornografi atau hal-hal diskriminatif
2. gunakan bahasa yang baik yah
3. Komentar SPAM otomatis akan terhapus EmoticonEmoticon

Pasang Iklan lensaglobe.com