Tunjangan Sertifikasi Guru DICABUT Jika Curang

sertifikasi guru akan dicabut - lensaglobe.blogspot.com


LensaGlobe – JAKARTA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan peringatan kepada guru penerima serifikat profesi. Bagi guru bersetifikat yang belum mengajar sebanyak 24 jam tatap muka per pekan, dilarang menerima tunjungan serifikat. Jika ketahuan curang, uang tunjangan wajib dikembalikan ke Negara.

Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim menuturkan, ketentuan mengajar 24 jam tatap muka per pekan itu sudah lama disosialisasikan ke guru penerima sertifikat. Selama ini muncul anggapan bahwa guru yang lulus serifikasi dan mendapatkan sertifikat otomatis mendapatkan tunjangan profesi. “Padahal selain bersertifikat, syaratnya juga harus mengajar 24 jam tatap muka per pekan,”tegas Musliar.

Mantan rektor Universitas Andalas (Unand) Padang itu menegaskan, pemalsuan atau mengakali keterangan jam mengajar adalah kesalahan serius, Potensi kecurangan muncul dari bersangkutan bersama dinas pendidikan kabupaten atau kota. “Kementerian hanya menerima lampiran rekomendasi bahwa guru bersangkutan sudah mengajar 24 jam per pekan,” kata Musliar.

Untuk menekan potensi kecurangan. Kemendikbud memperkuat database guru yang terekam di data pokok pendidikan (dapodik). Dalam dapodik tersebut akan ketahuan jika ada ketidakwajaran beban kerja guru di sekolah tertentu.

Musliar menegaskan bahwa kewajiban menuntaskan program sertifikasi guru dalam jabatan berlangsung hingga 2015. Yang dimaksud guru dalam jabatan itu adalah guru yang sudah mengajar ketika UU Guru dan Dosen diterbitkan pada 2005. Guru yang mengajar setelah 2005 tidak boleh ikut sertifikasi guru dalam jabatan. Mereka wajib mengikuti serifikasi guru melalui program serupa yang dijalankan oleh LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan).

Proses validasi calon peserta sertifikasi guru dalam jabatan di Kemendikbud sangat ketat. Kemendikbud mencatat jumlah guru dalam jabatan yang wajib serifikasi mencapai 1,7 juta orang. Dengan kuota sertifikasi setiap tahun sebesar 250 ribu guru, Musliar optimis program tersebut tuntas pada tahun 2015.

Previous
Next Post »

Aturan untuk berkomentar bagi para blogger sejati:
1. Jangan berkomentar yang mengandung unsur SARA, pornografi atau hal-hal diskriminatif
2. gunakan bahasa yang baik yah
3. Komentar SPAM otomatis akan terhapus EmoticonEmoticon

Pasang Iklan lensaglobe.com