10 Majalah Indonesia Tertua Pertama Kali Terbit

Majalah adalah penerbitan yang dicetak menggunakan tinta pada kertas, diterbitkan berkala, misalnya mingguan, dwimingguan, atau bulanan. Majalah berisi bermacam-macam artikel dalam subyek yang bervariasi, yang ditujukan kepada masyarakat umum dan ditulis dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti oleh banyak orang.
Di Indonesia sendiri ada banyak majalah yang di edarkan dari berbagai penerbit, di perkirakan jumlah majalah berdasarkan subyek yang di bahas beredar di seluruh Indonesia mencapai puluhan bahkan ratusan, mulai dari majalah yang membahas kesehatan, agama, info tekhnologi, berita, politik, daerah, otomotif dll.
Disini kami merilis 10 Majalah Tertua di Indonesia, namun dalam daftar ini kami hanya menghadirkan majalah-majalah yang masih terbit sampai sekarang, berikut daftar 10 majalah tertua di Indonesia.

10. Hai

 Edisi Pertama : 5 Januari 1977 

Majalah Hai adalah majalah yang di tujukan untuk Remaja Pria, dimana semua isinya menyangkut dengan semua hal yang berhubungan dengan kehidupan remaja pria seperti Musik, Olahraga, Tekhnologi, Tempat Nongkrong, Komik, Pendidikan dan hal lain yang tak lepas dari kehidupan remaja pria pada umumnya.
Majalah Hai terbit pertama kali  pada tanggal 5 Januari 1977. Konten yang ada pada terbitan pertama Majalah Hai di dominasi dengan Komik seperti Pendekar Trigan, Arad & Maya dan Si Rambut Merah.





9. Kuntum 

 Edisi Pertama : 1976

Majalah Kuntum adalah majalah yang di buat oleh pimpinan daerah Ikatan Remaja Muhammadiyah wilayah Kotamadya Yogyakarta. Majalah ini di buat atas keprihatinan terhadap majalah-majalah remaja yang bermunculan dan diminati para remaja namun sama sekali di anggap tidak memberikan materi yang mendidik dan islamiah.
Akhirnya di tahun 1976 rencana Pimpinanan daerah IRM Yogyakarta untuk menerbitkan majalah di setujui oleh Pimpinan Pusat IRM dengan memberi sejumlah modal guna penerbitan. Namun 2 tahun kemudian majalah kuntum berhenti total karena mengalami kerugian besar. Dan di tahun 1982 majalah kuntum kembali terbit (sampai sekarang) dengan bantuan sokongan dana dari banyak pihak yang peduli terhadap remaja Indonesia


8. Bobo


Edisi Pertama : 13 April 1974

Majalah Bobo adalah majalah anak-anak versi indonesia dari majalah serupa di Belanda yang isinya di sesuaikan dengan kultur budaya di Indonesia. Majalah bobo banyak memberikan berbagai macam pengetahuan dengan menyematkan unsur permainan.
Majalah Bobo pertama kali terbit pada 13 April 1974 dan menjadi majalah anak-anak pertama di Indonesia yang tampil dengan gambar berwarna. Mengenai konten, sebagian adalah bahasan yang di terjemahkan dari Majalah Bobo di Belanda, sebagian lagi sebagiannya lagi meneruskan rubrik dari halaman anak-anak Kompas yang menjadi Induk redaksi Majalah Bobo.

 

 

7. Gadis

 Edisi Pertama : November 1973

Majalah Gadis merupakan majalah remaja wanita pertama dan paling populer di Indonesia yang terbit pertama kali di tahun 1973. Majalah gadis berisi hal-hal yang berkaitan erat dengan dunia remaja wanita pada umumnya. Pia Alisjahbana adalah seorang tokoh di balik terbentuknya nama majalah GADIS, beliau menganggap, wanita remaja perlu bahan bacaan untuk dijadikan tempat menambah wawasan yang menghibur dan trendy.


 

 

 

6. Tempo

 Edisi Pertama : 6 Maret 1971

Majalah Tempo adalah majalah yang terbit setiap minggu. Majalah Tempo kebanyakan berisi tentang berita, politik dan isu-siu pemerintahan yang tengah hangat.
Majalah Tempo terbit pada 6 Maret 1971 dan menjadi majalah pertama di Indonesia yang terbit tanpa adanya Afliasi dari Pemerintah. Goenawan Mohamad selaku pimpinan redaksi saat itu di anggap sebagai pendiri majalah tempo karena dialah yang berperan paling besar dalam mengumpulkan bekas-bekas karyawan majalah lain yang bermasalah dengan perusahaan mereka masing-masing.





5. Horison

 Edisi Pertama : Juli 1966

Majalah Horison adalah majalah khusus yang mebahas tentang seni sastra di Indonesia. Majalah Horison pertama kali di terbitkan pada bulan Juli 1966 di Jakarta. Majalah yang di didirikan oleh Mochtar Lubis, P.K. Ojong, Zaini, Arief Budiman, dan Taufiq Ismail di buat untuk para penikmat sastra di seluruh Indonesia. Namun seiring perkembangannya majalah ini ternyata tak hanya di minati oleh kalangan sastrawan saja, majalah ini perlahan menjadi majalah yang juga di minati oleh masyarakat umum dis eluruh Indonesia.

 

 

 

4. Intisari

 Edisi Pertama : 1963 

Majalah Intisari merupakan majalah Inspirasi yang berisi berbagai rubrik-rubrik dari berbagai aspek yang dapat memberikan banyak wawasan bagi masyarakat Indonesia yang membacanya. Majalah ini didirikan oleh PK Ojong dan Jakob Oetama dan dalam pengelolaannya dibantu oleh J. Adi Subrata dan Irawati.
Majalah Intisari pertama kali di terbitkan pada tahun 1963 dan saat pertama kali di terbitkan, majalah Intisari memiliki tebal 128 halaman berukuran 14 x 17,5 cm dengan kondisi tidak memiliki sampul dan berwarna hitam dan putih.


 

3. Mangle

 Edisi Pertama : 21 Oktober 1957

Majalah Mangle adalah salah satu majalah berbahasa Sunda yang terbit sekali sebulan, majalah mangle didirikan di Bogor, 21 Oktober 1957 dan menerbitkan majalah pertamanya pada 21 November 1957 yang di cetak dengan oplag hanya 500 eksemplar. Majalah Mangle adalah salah satu majalah paling eksis di Indonesia mengingat majalah mangle adalah majalah daerah yang hanya di peruntukan untuk satu suku tertentu hal tersebut tentulah sangat luar biasa.

 

 

 

2. Hidup 

 Edisi Pertama : 1946

Majalah Hidup adalah sebuah majalah yang di khususkan untuk umat Katholik di Indonesia. Majalah hidup pertama kali di terbitkan pada tahun 1946, namun pada edisi pertama nama majalah ini bukanlah "Hidup" melainkan "Het Katholieke Leven" yang bila di artikan bermakna"Kehidupan Katholik" itupun awalnya menggunakan bahasa belanda. Setelah tahun 1950, artikel-artikel dalam majalah banyak di tulis dengan bahasa indonesia, akhirnya majalah tersebut pun di ubah namanya menjadi Majalah Hidup.


 

 

1. Panjebar Semangat


Edisi Pertama : 2 September 1933

Pada tanggal 2 September 2013, di ulang tahunnya yang ke 80 Majalah Panjebar Semangat memecahkan Rekor Murisebagai Majalah Tertua di Indonesia. Majalah Panjebar Semangat pertama kali di terbitkan pada 2 September 1933 oleh dr. Soetomo yang juga merupakan pendiri Organisasi Boedi Oetomo.

Penerbitan kala itu sangatlah sederhana, untuk mengisi rubrik, dr. Soetomo di bantu secara sukarela oleh teman dekatnya yang merupakan seorang wartawan bernama Imam Soepardi. Dua orang sahabat ini menerbitkan majalah tersebut guna mengobarkan semangat kepada masyarakat Indonesia untuk merebut kemerdekaan Republik Indonesia, dan perlu di ketahui Panjebar Semangat awalnya di buat dalam bahasa Indonesia, namun dalam perjalanannya majalah ini justru eksis dengan Bahasa Jawa.
Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Heri Susanto
AUTHOR
18 Jun 2015 10:05 PG delete

Sudahkah melakukan riset tentang Majalah Suara Muhammadiyah? 1915 - sekarang (2015).

Reply
avatar

Aturan untuk berkomentar bagi para blogger sejati:
1. Jangan berkomentar yang mengandung unsur SARA, pornografi atau hal-hal diskriminatif
2. gunakan bahasa yang baik yah
3. Komentar SPAM otomatis akan terhapus EmoticonEmoticon

Pasang Iklan lensaglobe.com