Beberapa Hal yang Harus Dihindari Orang Tua Terhadap Anak

Lensa Globe - Orang tua merupakan bagian terpenting dalam menemani perkembangan sang anak. Orang tua harus bisa mengerti sang anak agar anak tersebut tidak melawan terhadap orang tuanya sendiri. Terkadang orang tua merasa dirinya memberikan sesuatu yang benar terhadap sang anak, namun nyatanya anak tersebut merasa tersakiti. Hal itupun bisa merubah mood anak terhadap orang tuanya.


Mendidik anak juga merupakan hal yang baik buat anak itu sendiri, namun cara mendidik yang baik harus diperhatikan agar sang anak lebih senang dan merasa bahagia. Terkadang juga orang tua selalu memberikan yang baik dari segi ucapannya, namun apa yang keluar dari mulut orang tua terkadang menjadi sayatan hati buat si anak. Oleh karena itu, disini admin lensaglobe.com ingin mengajak kalian wahai orang tua ataupun calon orang tua untuk memahami Beberapa Hal yang 
Harus Dihindari Orang Tua kepada Sang Anak :

Check It Out Gan :

1. Memerintah sang Anak

Anak yang baik adalah anak yang menuruti perintah orang tuanya. Banyak anak yang diperintah oleh orang tuanya merasa berguna bagi sang Ayah atau Bundanya. Namun banyak juga anak yang di perintah oleh orang tua namun sangat tidak suka karena suatu hal yang hanya diketahuinya sendiri. Memerintah anak untuk bekerja misalnya memang hal yang baik untuk pertumbuhannya. Namun tahukah kamu terkadang anak merasa bosan untuk diperintah ini dan itu untuk anak. Ane pun sebagai anak juga demikian, ane memang suka untuk disuruh bekerja, namun ane sangat tidak suka diperintah mengerjakan sesuatu saat ane sedang malakukan kegiatan tertentu. Oleh karena itu, lebih baik perintahlah anak saat ia sedang tidak mengerjakan apa-apa, dengan begitu dia pasti akan dengan sukarela menjalankan apa yang di perintahkan oleh orang tua. Dan hindarilah memerintah anak saat anak tersebut sedang melakukan kegiatan. Misalnya anak yang sedang menyapu di perintah oleh orang tuanya untuk membelikan sang ibu beras. Ini akan menggangu konsentrasi sang anak untuk melakukan satu kegiatan, dan hal ini bisa merubah mood anak yang awalnya rajin menjadi malas pada saat itu juga.

2. Menyalahkan dan Menceramahi Anak

Semua orang pasti tidak pernah luput dari sebuah kesalahan, baik itu orang kaya atau miskin dan baik itu rakyat atau presiden pasti pernah melakukan kesalahan. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah saat kita masih kecil. Anak kecil memang sering melakukan kesalahan karena mereka belum tahu apa-apa. Dan setelah anak melakukan kesalahan biasanya orang tua langsung menyalahkan anak tanpa harus tahu alasan jelas kenapa anak tersebut menjadi disalahkan. Menyalahkan sang anak bisa membuat mental anak menjadi down. Tetapi tidak sering orang tua untuk menceramahi sang anak agar tidak membuat kesalahan dan tidak menurunkan mental sang anak. Namun kamu harus tahu menceramahi anak terkadang membuat sang anak merasa berbeda. Anak yang diceramahi akan merasa dirinya benar-benar salah. Meskipun orang tua menceramahi sang anak dengan bijak namun anak tersebut tersebut merasa tetap tersakiti. Untuk itu orang tua harus mengerti sang anak kapan sang anak harus di ceramahi atau disalahkan agar anak tersebut bisa tetap merasa senang.

3. Meremehkan Anak

Anak seringkali membantu orang tua untuk melakukan kegiatan tertentu namun orang tua juga sering kali tidak ingin di bantu oleh anaknya lantaran sang anak masih belum mengerti. Padahal dengan anak sering membantu orang tuanya melakukan kegiatan tertentu bisa membuat sang anak belajar dan terus belajar. Jangan sekali-kali meremehkan anak, karena anak tidak suka saat ia diremehkan lantaran dia masih kecil. Orang tua harus membiarkan si kecil untuk melakukan sesuatu, dan jangan sekali-kali meremehkan kemampuan sang anak. Saat orang tua meremehkan sang anak lalu memarahinya anak tersebut akan kehilangan semangat untuk meningkatkan kemampuannya sendiri. Sebaiknya biarkan sang anak untuk melakukan apa saja tanpa di remehkan dengan begitu anak akan merasa lebih baik lagi.

4. Membanding-bandingkan Anak

Anak bukanlah sejenis barang yang harus dibanding-bandingkan karena anak tetaplah manusia yang harus di sanjung untuk membantu perkembangan pola pikir sang anak. Anak seringkali dibanding-bandingkan oleh orang tuanya dengan orang lain yang lebih hebat darinya. Jika di lirik kembali dari kebanyakan anak di Indonesia, banyak dari mereka sangat tidak suka jika dibanding-bandingkan dengan orang lain. Memuji orang lain tanpa memuji sang anak bisa menyebabkan anak tersebut merasa iri dan merasa bahwa ia telah di banding-bandingkan, sang anak juga akan merasa di rendahkan. Dan hal itu bisa menyebabkan anak tersebut merasa tidak disayangi oleh orang tua mereka. Oleh karena itu jangan sekali-sekali membandingkan sang anak dengan temannya misalnya. Dengan begitu anak akan merasa lebih senang terhadap orang tuanya dan ia akan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi untuk kedua orang tuanya.

5. Mengancam Anak karena Suatu Hal

Anak seringkali merasa tidak nyaman untuk tinggal dirumah karena sang ayah atau ibunya mengancam dirinya. Misalnya sang anak yang ingin pergi kerumah temannya, kemudian sang ayah tidak mengizinkannya, dan jika sang anak tetap ingin pergi ayah tersebut mengancam agar tidak memberi uang saku lagi kepada sang anak. Hal ini tentu sangat menyakitkan buat sang anak. Anak yang sering di ancam oleh orang tuanya terkadang menjadi anak yang terus melawan orang tuanya, maksudnya tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tuanya. Ancaman dari orang tua bisa menyakitkan hati si anak, dan bisa menyebabkan anak selalu melawan perkataan orang tua. Salah satu kasus yang pernah terjadi di Indonesia misalnya, ane lupa dimana terjadi tapi pernah terjadi kasus pembunuhan oleh anak kepada ibunya. Hal ini di sebabkan karena dulu saat anak masih kecil ia seringkali diancam oleh orang tuannya. Meskipun ancaman tersebut tidak sampai membunuh anak ya. Tapi bagi anak ancaman bisa menjadi trauma yang akan menjadi balas dendam saat anak sudah tumbuh menjadi dewasa.

6. Menyindir Anak

Anak seringkali melakukan sesuatu karena keinginannya sendiri dan itu adalah untuk memuaskan hati sang anak sendiri. Misalnya anak yang main game di laptop sampai jam 3 dini hari, lalu orang tuanya menyindirnya dengan kata "terus aja main laptop ndak apa, tapi awas aja kalok matanya sakit baru tahu rasa". Hal itu memang sangat baik buat kesehatan sang anak namun menyindir dengan seperti itu bisa merubah mood anak menjadi buruk. Dan ia malah mengikuti perkataan orang tuanya untuk melanjutkan permainan. Sebaiknya mengatakan dengan baik kepada anak tanpa menyindirnya adalah hal yang baik. Dan sebagai anak harusnya sadar bagaimana menjaga diri agar orang tua mereka tidak khawatir. Oleh karena itu, ikatan saling mengeti dari anak dan dari orang tua harus lebih di perkuat lagi.

7. Membohongi Si Anak

Anak sangat tidak suka dengan sesuatu yang tercium kebohongan. Misalnya orang tua yang menjanjikan anak saat pulang bekerja nanti, orang tuanya akan membawakan oleh-oleh coklat yang banyak. Tapi nyatanya setelah tiba dirumah, orang tua sang anak itu malah tidak membawakan apa yang dijanjikannya tadi. Akibatnya anak akan merasa sedih dan tetap memikirkan coklat karena sudah dijanjikan untuk dibawakan. Membohongi sang anak adalah perilaku yang sangat tidak baik karena hal itu bisa menjadi perilaku yang akan di contoh oleh anak. Dan anak akan melakukan kebohongan kepada orang lain. Untuk melampiaskan rasa kesal setelah ditipu oleh orang tuanya. Oleh karena itu, jujur kepada sang anak merupakan hal yang baik meskipun jujur itu menyakitkan namun lama-lama anak akan mengerti dan kejujuran itu bisa dicontoh oleh sang anak untuk menjadi kepribadian yang baik


Sekian dulu buat orang tua dan calon orang tua tentang beberapa informasi tentang Beberapa Hal yang harus di Hindari Oleh Orang Tua Dari Anak. Semoga bisa bermanfaat buat kita semua dan apabila ada kata kata yang salah dan berbeda dari pemikiran kalian mohon diluruskan ya, caranya dengan memberikan komentar yang membangun untuk saya khususnya terimakasih :)

Create : bacateh.blogspot.com ; lensaglobe.com ; 23 Oktober 2016
Previous
Next Post »

Aturan untuk berkomentar bagi para blogger sejati:
1. Jangan berkomentar yang mengandung unsur SARA, pornografi atau hal-hal diskriminatif
2. gunakan bahasa yang baik yah
3. Komentar SPAM otomatis akan terhapus EmoticonEmoticon

Pasang Iklan lensaglobe.com